PERKEMAHAN BAKTI PRAMUKA PENGGALANG

PERKEMAHAN BAKTI PRAMUKA PENGGALANG

IMG-20161031-WA0009 Perkemahan Bakti Pramuka Penggalang adalah kegiatan perkemahan bagi anggota Dewan Galang Pramuka dari seluruh  SMPK PENABUR Jakarta yang didalamnya juga dilakukan bakti karya untuk masyarakat setempat.

Perkemahan Bakti Pramuka Penggalang dilakukan pada hari Rabu – Jumat,  tanggal 26 – 28 Oktober 2016, bertempat di bumi perkemahan Cunang Hill yang terletak di Cisarua Bogor. Peserta perkemahan adalah anggota Dewan Galang dari seluruh SMPK PENABUR Jakarta. Setiap sekolah terdiri dari 1 regu putra beranggotakan 8 orang dan 1 regu putri beranggotakan 8 orang, serta 2 orang pembina (putra dan putri).

Peserta perkemahan dari SMPK PENABUR Harapan Indah adalah Christian Given Lombo, Darren Nathan Sidharta, Darryl Anthony, Ferdinan Gabriele Nathanael Sianturi, Hans Teddy Wijaya, Ryan Suhendra, Steven, Vincent Gary Winata, Alvina Theresia, Cindy Gabriella Mokoginta, Eunike Anneta Puspa Kirana, Feren Linardi, Grace Natalie Audrey, Jesseline Chen, Josephine, Valerie Ivana, Sr. Benedictus Candra, dan Ms. Endang Suesti. Mereka berangkat dari sMPK PENABUR Harapan Indah pada pukul 07.00 wib menggunakan mini bus (Elp), dan sampai loIMG-20161031-WA0031kasi perkemahan sekitar pukul 09.00 wib. Setelah turun dari kendaraan, mereka sempat salah jalan sekitar 1 km perjalanan, setelah akhirnya  mendapatkan informasi lokasi yang benar.

Sampai di lokasi perkemahan mereka langsung registrasi pada panitia kemudian mendirikan tenda yang sudah di bawa dari sekolah. Mereka membawa 4 tenda beserta 1 tenda dapur. Beberapa dari peserta putra sangat antusias untuk mencari kayu-kayu kering di sekitar perkemahan yang akan dipergunakan untuk memasak, namun ternyata pada perkemahan ini panitia sudah menyediakan kayu bakar untuk digunakan oleh peserta kemah memasak.

Pada perkemahan ini, peserta harus memasak sendiri makanan untuk makan malam dan sarapan. Merekamemasak menggunakan kayu bakar pada perapian yang dibuat dari batu-batu yang disusun sedemikian rupa. Mereka semangat sekali memasak pakai kayu bakar. Sebelum memasak, mereka harus belanja bahan makanan dulu kepada panitia menggunakan dedaunan atau ranting sebagai alat transaksinya. Menu masakan yang mereka buat adalah sop, tempe goreng, telur goring dan kentang goreng.

Materi pelatihan yang peserta dapatkan diantaranya materi tali-temali, PBB, kompas/navigasi, semaphore, morse, dan organisasi Pramuka. Materi tersebut mereka dapatkan pada sore hari pertama. Setiap peserta hanya mendapatkan satu jenis  materi. Harapannya adalah, materi tersebut nantinya dapat dibagikan pada anggota Dewan Galang yang lain, untuk selanjutnya dapat membantu Pembina Pramuka di sekolah asal. Menjelang akhir kegiatan, cuaca di tempat kegiatan gerimis sehingga peserta kembali ke perkemahan sambil sedikit basah.

Peserta perkemahan juga melakukan bakti karya yaitu memasang peralon saluran air untuk warga. Di tengah perjalanan, terjadi hujan IMG-20161031-WA0007deras padahal tidak semua peserta membawa jas hujan, alhasil banyak diantara mereka yang hujan-hujanan sambil kembali ke lokasi perkemahan menyusuri lereng-lereng dan pemukiman penduduk yang jaraknya beberapa kilometer.

Karena cuaca yang kurang mendukung, terpaksa beberapa kali apel dilakukan tidak di lapangan melainkan di aula. Pada hari ketiga, pada upacara penutupan, seluruh peserta mendapat sertifikat dan pin. Mereka makan siang dengan makanan yang telah disediakan oleh panitia. Sambil hujan-hujanan kami mengangkut barang-barang ke bus yang telah siang menjemput kami pada pukul. 13.30 wib. Setelah semua siap di dalam bus, bus melaju dengan perlahan menuju SMPK PENABUR Harapan Indah dan pukul 17.20 kami tiba di sekolah.

Perkemahan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Akan kami ceritakan dan akan kami bagikan pengalaman ini kepada yang lain.

by. Endang Suesti, S.P